Posted by: cerianet on: 6 December 2008
Punya pendidikan tinggi merupakan impian tiap orang. Tapi, bagaimana jika kemiskinan terus menghadang. Jangankan untuk biaya kuliah, buat makan saja susah.
Berikut ini penelusuran dan wawancara Eramuslim dengan seorang pemulung yang kini bisa terus kuliah di jurusan akuntansi di Pamulang, Tangerang. Mahasiswi berjilbab itu bernama Ming Ming Sari Nuryanti.
Sudah berapa lama Ming Ming jadi pemulung?
Sejak tahun 2004. Waktu itu mau masuk SMU. Karena penghasilan ayah semakin tidak menentu, kami sekeluarga menjadi pemulung.
Posted by: cerianet on: 18 November 2008
Islam adalah agama yang diwahyukan Allah kepada umat manusia melalui utusan-Nya, Nabi Muhammad Saw. Ini berarti bahwa ajaran Islam itu adalah wahyu dari Allah Swt. Dari sudut pandang ini dapat disebut bahwa Islam bersifat “shistoris”, dalam arti berwujud ajaran-ajaran murni yang bersifat mutlak dan universal (berlaku umum tanpa terikat ruang dan waktu). Oleh karena itu, apa yang dilakukan umat dalam kehidupan mereka sehari-hari dapat dikatakan, berdasarkan wahyu dari Allah Swt. Tetapi, karena Islam adalah untuk kepentingan manusia dalam mewujudkan kebahagiaan, maka ia harus menyejarah, yakni menyatu dengan pengalaman hidup manusia sendiri yang menjelma dalam sejarah. Artinya, Islam dalam realitas kehidupan umatnya terkait erat dengan ruang dan waktu. Hal ini terbukti dengan jelas dalam kenyataan sejarah pemikiran dan praktik keagamaan umat Islam. Dari sudut pandang inilah akan dikaji keberagamaan masyarakat Islam di Kalimantan Selatan.
Masyarakat Kalimantan Selatan adalah mayoritas beragama Islam. Data yang diperoleh dari Kantor Wilayah Departemen Agama Kalimantan Selatan pada tahun 1999 tentang jumlah pemeluk agama menunjukkan, bahwa dari 2.855.869 penduduk Kalimantan Selatan, 2.768.726 penduduk (96.9%) beragama Islam. Sebagai umat Islam tentu meyakini bahwa apa yang selama ini diperbuat telah sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Meskipun demikian ternyata dalam siklus kehidupan sebagian masyarakat Islam di sini masih terdapat pelbagai kepercayaan, aktivitas ritual dan upacara keagamaan yang bermuatan budaya lokal.
Read the rest of this entry »
Posted by: cerianet on: 2 November 2008
Iklan merupakan bagian dari reklame yang berasal dari bahasa prancis, yaitu re-clame yang berart “meneriakkan berulang-ulang” (Dendi sudiana,1995). Dalam Advertising Exellance sebagimana dituliskan arena ( dalam ratna Noviani,2002).iklan adalah struktur informasi dan susunan komunikasi non personal yang biasanya dibiayai dan bersifat persuasif, tentang produk (barang, jasa, dan gagasan) oleh sponsor yang terindentifikasikan, melalui berbagi macam media. Jadi hakikat iklan adalah pesan yang disampaikan dari komunikator pada komunikan. Oleh karena itu iklan adalah bentuk kegiatan komunikasi.Iklan merupakan komponen yang vital dalam organisasi dan reproduksi kapital.
Iklan televisi (television commercial) adalah iklan yang ditayangkan melalui media televisi, melalui media ini, pesan dapat disampaikan dalam bentuk audio visual, dan gerak. Bentuk pesan audio visual dan gerak. Bentuk pesan audio visualdan gerak tersebut pada dasarnya merupakan sejumlah tanda. Dalam kajian semologi, iklan adalah seperangkat tanda yang berfungsi meyampaikan sejumlah pesan ( kasiyan 2001)
Read the rest of this entry »
Posted by: cerianet on: 21 October 2008
Peneliti dari Amerika J Davidson pernah menyampaikan ketertarikannya mengenai perkembangan Islam di Kapuas Hulu. Katanya, bagaimana di pedalaman Kapuas Hulu ini, Islam menjadi agama mayoritas? Kok, komposisinya bisa 60:40 ? Padahal Sintang, Sanggau, yang lebih dekat dekat pusat Islam, lebih dekat dengan pantai, konon lebih terbuka, penduduk yang bukan Islam jumlahnya lebih banyak.
Dua tahun sudah berlalu. Sampai hari ini pertanyaan itu sedang berusaha dijawab. Sekaligus melengkapi informasi yang sampaikan Departemen Agama Kapuas Hulu hampir 20 tahun lalu, ketika Tim Peneliti Depag yang dipimpin Moch Malik berhasil menerbitkan naskah yang diberi judul Masuk dan Berkembangnya Islam di Kapuas Hulu. Yusriadi, Zainuddin Isman, dan Hermansyah mencoba menyumbangkan jawabnya melalui tesis masing-masing.
Read the rest of this entry »
Posted by: cerianet on: 6 April 2008
Da’wah dan tarbiyah adalah amanah Allah yang wajib diemban dengan penuh kesungguhan sebagai manifestasi kesungguhan kita pada-Nya atas hidayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat mengenal dan menelusuri jalan yang mulia ini. Selain bahwa kesadaran kita terhadap amanah besar ini adalah merupakan syarat utama untuk beristiqmah di jalan ini. Makanya seluruh bentuk futur, kelalaian dan kemalasan, bersumber dari kurangnya kesadaran terhadap amanah ini dan kurang syukur terhadap ni’mat Allah yang amat besar ini, sekaligus !
Da’wah dan tarbiyah adalah perjalanan panjang, sepanjang hayat kita, selama jantung masih berdetak, selama darah masih mengalir, kapan dan dimanapun kita berada, maju terus pantang mundur, betapa dan bagaimanapun tantangan yang kita hadapi !!
Ini adalah jalan kesungguhan ! Ini adalah jalan jihad ! Ini adalah jalan kesetiaan terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya SAW ! Ini adalah jalan para mujahidin sepanjang zaman. Jalan kemuliaan dan keselamatan hakiki. Jalan ini menuntut peningkatan pemahaman dan budaya saling menasehati atas dasar keikhlasan, secara berkesinambungan, yang akan menjadi motor penggerak untuk mewujudkan mujahadah disegala aspek amal jama’i secara seimbang.
Posted by: cerianet on: 3 February 2008
Sumber: www.harunyahya.com
Selama 20 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di dunia telah meningkat secara perlahan. Angka statistik tahun 1973 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Muslim dunia adalah 500 juta; sekarang, angka ini telah mencapai 1,5 miliar. Kini, setiap empat orang salah satunya adalah Muslim. Bukanlah mustahil bahwa jumlah penduduk Muslim akan terus bertambah dan Islam akan menjadi agama terbesar di dunia. Peningkatan yang terus-menerus ini bukan hanya dikarenakan jumlah penduduk yang terus bertambah di negara-negara Muslim, tapi juga jumlah orang-orang mualaf yang baru memeluk Islam yang terus meningkat, suatu fenomena yang menonjol, terutama setelah serangan terhadap World Trade Center pada tanggal 11 September 2001. Serangan ini, yang dikutuk oleh setiap orang, terutama umat Muslim, tiba-tiba saja telah mengarahkan perhatian orang (khususnya warga Amerika) kepada Islam. Orang di Barat berbicara banyak tentang agama macam apakah Islam itu, apa yang dikatakan Al Qur’an, kewajiban apakah yang harus dilaksanakan sebagai seorang Muslim, dan bagaimana kaum Muslim dituntut melaksanakan urusan dalam kehidupannya. Ketertarikan ini secara alamiah telah mendorong peningkatan jumlah warga dunia yang berpaling kepada Islam. Demikianlah, perkiraan yang umum terdengar pasca peristiwa 11 September 2001 bahwa “serangan ini akan mengubah alur sejarah dunia”, dalam beberapa hal, telah mulai nampak kebenarannya. Proses kembali kepada nilai-nilai agama dan spiritual, yang dialami dunia sejak lama, telah menjadi keberpalingan kepada Islam.
Posted by: cerianet on: 10 November 2007
Cinta di dalam Islam sebenarnya tiada hubungan romantic atau caring atas alasan jika benar pencinta yang memahami corak Islam lebih ke arah menulis peringatan-peringatan Allah di dalam konteks cara perhubungan walaupun mungkin tidak pernah berdating…malah orang yang bercinta dalam bentuk syariat Islam takut untuk berhubungan secara menulis…kerana was-was dengan keupayaan menahan bentuk luahan hati yang akan menimbulkan *zina hati*. Malah orang yang benar-benar beriman takut untuk berhubungan melalui telefon atau kaedah bercakap yang penuh lemah-lembut dalam bentuk hubungan lain seperti chatting kerana biasanya kekerapan hubungan percakapan lebih ke arah tidak tertapis dan bisa ~menggoda keimanan~ dengan rasa ^rindu^ dengan suara dan gurauan sehingga akhirnya membuat tautan rasa cinta ~asmaradana~ bermula kecuali bagi mereka yang benar-benar tiada masalah hati…itu pun boleh menjadi satu bentuk perhubungan awalan jika tidak disekat.
Posted by: cerianet on: 30 May 2007
Janganlah membuatmu putus asa dalam mengulang doa-doa, ketika Allah menunda ijabah doa itu
Ibnu Athaillah as-Sakandari mengingatkan kepada kita semua agar kita tidak berputus asa dalam berdoa.Mengapa demikian? Karena nafsu manusia seringkali muncul ketika Allah menunda ijabah atau pengabulan doa-doa kita. Dalam kondisi demikian manusia seringkali berputus asa, dan merasa bahwa doanya tidak dikabulkan. Sikap putus asa itu disebabkan karena manusia merasa bahwa apa yang dijalankan melalui doanya itu, akan benar-benar memunculkan pengabulan dan Allah.Tanpa disadari bahwa ijabah itu adalah Hak Allah bukan hak hamba. Dalam situasi keputusasaan itulah hamba Allah cenderung mengabaikan munajatnya sehingga ia kehilangan hudlur (hadir) bersama Allah.
Read the rest of this entry »
Posted by: cerianet on: 24 May 2007
http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Singkawang& id=135696
Sabtu, 7 April 2007
Maskot Tembakol, Ide Gila Kadis Budpar Banyak Maskot yang Lebih Baik
Pontianak,- Polemik maskot Pariwisata Kota Singkawang, Ikan Tembakol yang
digagas Kadis Disbudpar kembali mendapat kecaman. Kali ini datangnya dari
pemuda penggiat wisata dan seni Kota Singkawang.
Dede Hardi, pemerhati seni dan wisata kota ini mengatakan, bahwa menjadikan
Ikan Tembakol sebagai maskot pariwisata Kota Singkawang adalah ide gila.
Menurutnya, masih banyak hewan atau tempat yang lebih baik untuk dijadikan
maskot pariwisata Kota Singkawang, selain Ikan Tembakol. “Banyak nama hewan,
tumbuhan atau bunga yang bisa dijadikan maskot, kenapa harus Tembakol. Dari
nama saja, sudah tak necis dan tak gaul. Nama yang keren dong, masak
Tembakol,” katanya.
Disebutkan Dede, sebelum memberi nama sesuatu untuk dijadikan maskot,
setidaknya Disbudpar melakukan survey terlebih dahulu ke warga apakah banyak
yang setuju atau tidak. “Jika saya membaca pemberitaan koran beberapa hari
ini, tampaknya banyak warga yang tak setuju. Ini harus direspon Kadis
Disbudpar sebagai pembuat ide, jangan hanya ngotot sementara warga banyak
yang mengecam,” ujarnya.
Posted by: cerianet on: 2 March 2007
Dimana-mana negara di dunia hari ini penjara-penjaranya dipenuhi kaum lelaki.Hal ini tidaklah aneh karena kebanyakannya yang merampok, membunuh, menculik, merampas adalah kalangan lelaki.
Artinya menurut penilaian dunia, kaum lelaki banyak yang jahat berbanding kaum wanita. Tetapi pada waktu yang sama,kaum wanita mendapat satu kabar yang mencemaskan yaitu Rasulullah SAW`memberitahukan bahwa penghuni neraka, 2/3 adalah terdiri daripada kaum wanita.Mengapa terjadi demikian?
Kerajaan manusia dan kerajaan Tuhan tidak sama. Oleh karena itu ukuran Tuhan dan ukuran manusia juga tidaklah sama. Ada perkara di dalam kerajaan Tuhan salah tetapi bagi kerajaan manusia tidak salah. Begitulah sebaliknya.
Contohnya dalam kerajaan Tuhan berat atau ringannya kesalahan tidak diukur dari sudut lahiriah atau nilaian fisik. Banyak bentuk kasus yang tidak memerlukan kekuatan fisik. Sebab itulah ia mudah dilakukan wanita seperti menjadi pelacur, penyanyi, menampakkan aurat, bergaul bebas, melawan suami dan lain-lain. Ini tidaklah berat dari sudut fisik. Oleh karna itu kaum wanita banyak melakukannya. Pada kerajaan manusia itu bukanlah satu kesalahan.
Manakala kesalahan-kesalahan dunia banyak yang berat-berat, tidak sanggup dan tidak mampu dibuat oleh kaum wanita seperti membunuh, rampok, culik dan lain-lain. Sebab itulah banyak lelaki yang melakukan hal tersebut.
Di sini lah sebabnya mengapa banyak penghuni neraka terdiri dari wanita, kesalahan yang nampak kecil pada manusia tetapi besar di sisi Tuhan. Kesalahan itu akan menjadi lebih besar apabila yang berbuat dosa tidak merasa berdosa lalu tidak bertaubat atas dosa-dosa tersebut malah terus mengulanginya..
Kaum wanita sepatutnya cemas dengan peringatan daripada Rasulullah SAW tersebut karena begitu mudah untuk tergelincir ke Neraka jika tidak berhati-hati.
Biarlah kita susah dan sakit di dunia dalam mentaati perintah Allah dan menjauhi larangannya untuk mengelakkan rasa sakit yang berkepanjangan di akhirat sana.