Maskot Tembakol, Ide Gila Kadis Budpar Banyak Maskot yang Lebih Baik

http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Singkawang& id=135696
Sabtu, 7 April 2007
Maskot Tembakol, Ide Gila Kadis Budpar Banyak Maskot yang Lebih Baik

Pontianak,- Polemik maskot Pariwisata Kota Singkawang, Ikan Tembakol yang
digagas Kadis Disbudpar kembali mendapat kecaman. Kali ini datangnya dari
pemuda penggiat wisata dan seni Kota Singkawang.

Dede Hardi, pemerhati seni dan wisata kota ini mengatakan, bahwa menjadikan
Ikan Tembakol sebagai maskot pariwisata Kota Singkawang adalah ide gila.
Menurutnya, masih banyak hewan atau tempat yang lebih baik untuk dijadikan
maskot pariwisata Kota Singkawang, selain Ikan Tembakol. “Banyak nama hewan,
tumbuhan atau bunga yang bisa dijadikan maskot, kenapa harus Tembakol. Dari
nama saja, sudah tak necis dan tak gaul. Nama yang keren dong, masak
Tembakol,” katanya.

Disebutkan Dede, sebelum memberi nama sesuatu untuk dijadikan maskot,
setidaknya Disbudpar melakukan survey terlebih dahulu ke warga apakah banyak
yang setuju atau tidak. “Jika saya membaca pemberitaan koran beberapa hari
ini, tampaknya banyak warga yang tak setuju. Ini harus direspon Kadis
Disbudpar sebagai pembuat ide, jangan hanya ngotot sementara warga banyak
yang mengecam,” ujarnya.

Dia juga memberi ide, agar diadakan lomba kreasi dan design untuk sebuah
maskot pariwisata Kota Singkawang. “Yang terbaik patut dijadikan maskot dan
tentunya juri untuk lomba tersebut dari seluruh unsur masyarakat yang ada di
kota ini,” tukas pria yang juga bergelut di bisnis radio tersebut.

Menurutnya, Ikan Tembakol bukan merupakan ikan asli yang hidup di kota ini.
Sebab, di Kabupaten Sambas, Mempawah dan Pontianak ikan tersebut juga hidup
dan berkembang biak. “Kalo mencari maskot yang benar-benar melambangkan dan
mencerminkan wisata kota ini. Sepertinya ide saya tentang lomba itu harus
diperhatikan kembali,” harapnya.

Sementara suara sumbang tentang maskot tersebut juga disuarakan Muhammad
Deni Isnaini dari Geli Gersang Singkawang. Mewakili teman-teman Deni
mengatakan, Ikan Tembakol sangat-sangat tak pantas untuk dijadikan maskot .
“Tembakol itu sebutan untuk orang bodoh dan totol, lantas kenapa dijadikan
maskot. Banyak maskot lain yang lebih baik. Misalnya Tatung, Bunga Raflesia,
atau Batu Belimbing. Khan itu lebih mencerminkan Kota Singkawang sebagai
kota pariwisata,” sebutnya. (bdi)

Posted on 24 May 2007, in Lifestyle, News. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: